Udara di Lombok belakangan ini memang terasa lebih dingin, terutama pada malam hingga pagi hari, dengan suhu minimum yang tercatat sempat menyentuh angka \(17,5^\circ\text{C}\).

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena normal ini terjadi setiap tahun menjelang musim kemarau dan disebabkan oleh tiga faktor utama:

  • Angin Monsun Australia: Pergerakan angin saat ini membawa massa udara yang bersifat dingin dan kering.
  • Minimnya Tutupan Awan: Sedikitnya awan pada siang hari membuat panas matahari terserap bumi, namun panas tersebut terlepas kembali ke atmosfer dengan cepat pada malam hari tanpa ada penghalang.
  • Kelembapan Udara Rendah: Udara yang kering membuat permukaan bumi tidak dapat menyimpan panas lebih lama setelah matahari terbenam.

Untuk menghadapi cuaca dingin ini, Anda disarankan untuk menggunakan pakaian yang lebih tebal (jaket) saat beraktivitas malam hari dan menjaga daya tahan tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top